Jakarta (14/2). Untuk menghadapi tantangan global pada masa kini, diperlukan pemetaan kembali potensi yang dimiliki bangsa, yang berupa kekayaan nilai dan semangat "ke-Indonesiaan" yang telah teruji dalam sejarah perjuangan bangsa. Salah satu langkah yang dilakukan oleh Ikatan Keluarga Pahlawan Nasional Indonesia (IKPNI), bekerjasama dengan Laboratorium Sejarah Fakultas Ilmu Budaya Universitas Indonesia, mengadakan sarasehan nasional Ke-Indonesiaan dalam Perspektif Sejarah Perjuangan Bangsa : Menghadapi Tantangan Global dan Lokal, pada Rabu (14/2) bertempat di Gedung Konvensi TMPN Utama Kalibata.

Acara ini dihadiri oleh Menteri Sosial RI, Idrus Marham, beserta Sekretaris Jenderal Kementerian Sosial, didampingi Plt.Direktur Jenderal Pemberdayaan Sosial beserta jajarannya, para sejarahwan dan keluarga pahlawan, akademisi, serta peserta dari mahasiswa dan pelajar Sekolah Menengah Atas (SMA).

Dalam arahannya, Menteri Sosial menyatakan bahwa pahlawan adalah inspirator bangsa dan motivator bangsa di masa lalu. Beliau menegaskan kepada para peserta yang hadir dalam acara tersebut, bahwa jangan hanya memandang sesuatu dari hasilnya saja, tetapi lihat juga dari prosesnya. “Para pejuang bangsa-bangsa lalu itu adalah menjadi inspirator, menjadi motivator bangsa, sehingga bangsa ini lahir. Eksistensi bangsa ini, Indonesia merdeka ditentukan oleh para pejuang, para inspirator, dan para motivator bangsa yang lalu” jelas Idrus Marham.

Sarasehan dibuka oleh Ketua Panitia kegiatan, Hj. Lily Wahid, bersama perwakilan dari FIB UI dan IKPNI. Beliau menyampaikan bahwa, kegiatan ini merupakan langkah awal IKPNI untuk mengangkat kembali sejarah sebagai titik awal untuk mengangkat masa depan Indonesia. Hal senada juga diungkapkan oleh Mensos RI, bahwa sejarah tidak lagi dimaknai sebagai ilmu masa lalu, ilmu yang mencatat kronologi peristiwa-peristiwa yang ada, tetapi sejarah harus dimaknai sebagai ilmu masa depan. Dengan perspektif seperti ini, diyakini dapat mendorong generasi muda untuk memahami nilai-nilai yang terkandung dalam perjuangan para pahlawan bangsa.

Dalam kesempatan ini, Menteri Sosial tidak hanya bersilaturahmi dengan para keluarga pahlawan dan para generasi muda yang hadir. Sekaligus, beliau mengajak para generasi muda untuk menjadi inspirator dan motivator bangsa sesuai dengan jamannya, sehingga ada keyakinan bersama memastikan produktivitas kinerja ke depan supaya semakin baik. Selain itu, generasi muda juga menjadi harapan bangsa untuk menjadikan Indonesia semakin maju dan bersaing dengan bangsa-bangsa lain. (OHH/Dayasos)

 

 

Penulis Berita: 
Ratri
Fotografer: 
Cecep Z