TEMANGGUNG -- Pensil yang tidak terlalu runcing itu menggurat kertas sketsa dengan begitu indah. Dia meliukkan tangannya di halaman rumah yang berukuran kurang lebih 18 meter persegi di Dusun Blendung, Desa Purworejo, Kecamatan Sragi, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah.

Namanya Windi Setyoningsih, 23 tahun. Dia penyandang disabilitas intelektual yang mendapat pelayanan Rehabilitasi Sosial Berbasis Keluarga (RSBK) dari Balai Besar Rehabilitasi Sosial Bina Grahita (BBRSBG) Kartini, Temanggung, Jawa Tengah, pada tahun 2016.

Windi dengan karyanya sedang viral di media sosial. Banyak masyarakat bersimpati dengan kemampuannya menggambar desain baju-baju pengantin. Masyarakat yang bersimpati banyak yang ingin memberikan alat menggambar agar Windi mampu menyalurkan bakatnya.

Beberapa fashion artis dari berbagai kota menghubungi keluarga Windi baik melalui pihak BBRSBG maupun Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) setempat untuk menyampaikan kesediaan memberikan pelatihan pada Windi.

Windi mulai gemar menggambar desain baju sejak lima tahun terakhir. Awalnya, Windi hanya menggambar pada media kertas dengan menggunakan pulpen milik adiknya yang duduk di bangku Sekolah Menengah Atas.

"Windi menggambar tanpa meniru pola gambar manapun. Semua yang ia gambar adalah hasil dari imajinasinya" tutur tetangga Windi kepada pihak BBRSBG saat menyambanginya sehari sebelum cerita Windi viral di media sosial.

Kepala BBRSBG Kartini Temanggung, Murharjani mengatakan kemampuan Windi menggambar bisa diapresiasi oleh berbagai pihak. Dengan begitu, kata Muharjani, kemampuan itu bisa menjadi nilai ekonomi bagi Windi.

"Setidaknya potensi yang dia miliki bisa memberi kesejahteraan bagi diri dan keluarganya," ujar Muharjani, Sabtu, 27 Januari 2018.

Adapun orang tua Windi, Suniti (45 tahun) mengaku berterima kasih atas dukungan masyarakat yang peduli dengan anaknya. Informasi tentang kemampuan anaknya yang diapresiasi banyak masyakat telah disampaikan oleh TKSK kecamatan Sragi, Lulik dan Purwo Aji.

Seksi advokasi sosial BBRSBG sendiri ke depannya akan memberikan advokasi kepada Windi berupa pendampingan apabila ada desainer atau fashion artis yang ingin mengembangkan bakat Windi.

Cerita tentang Windi yang dituliskan oleh pemilik akun Fauzan Mukrim sudah di-like lebih dari 20.000 dan dibagikan lebih dari 14.000 kali dalam waktu 24 jam. Tanggapan warga net pada umumnya kagum terhadap Windi. Berikut ini beberapa komentar netizen terhadap kemampuan Windi.

Aisha Mi: Ngeriihhhh!!! Gambarnya kyk desain pke komputer

Harjanti Narsuka: Saya ga tahu lukisan kak. Tp karya Antonio Ligabue yg konon berIQ rendahpun tak sedetil ini. Ini bagus banget.

Alifulloh Azhar: pekalongan kan tempatnya batik, mungkin bisa diarahkan untuk membuat motif2 batik baru

Irna Mutiara: InsyaAlloh kalo dik Windi mau mendalami ilmu fashion di Bdg.. saya beri beasiswa gratis belajar di IFI (Islamic Fashion Institute). Bisa kolaborasi juga... dengan designer supaya skets nya terwujud dan bernilai jual

Tiara Dian Woksujarwo: Bagus ..saudari ku ini..gambar corak nya detil banget, buat seni membatik corak baru..Bagus itu, Smg tersalurkan n bisa bermanfaat ya mba windi ..Aamiin yra

Ratih Kusumawardani: Kereeen... smoga nasib baik membawanya mjd perancang busana

Liza Pertiwi:*Dia tdk bodoh....sebagai penyandang kebutuhan khusus dia adalah anak ISTIMEWAH...sayang widi semoga slalu sehat dan trus berkarya..Aamiin

Kehdya Auli Fianawa: bagusss...aq yg sekolah dibusana aja g bs sebagus ituu

LAPORAN: AKHIR NURUL FARIDA

Tanggal Posting: 
Minggu, 28 Januari, 2018 - 10:45
Penulis: 
fatonah